Judulnya gado-gado,mianhe...cerita ini dibuat sebagai PELAMPIASAN INSOMNIA ku yang gak ilang2...inspirasinya? cerita temen2 cewek di kelas yang suka sama Training Teacher di skul aku...Yah,lagi-lagi dengan korea story-style yg lagi kutekuni...
-----------------------------------------------------------------------------------
Kamus kilat...
Yeoja = cewek
Namja = cowok
Sonsengnim = guru
Aigo! = Aduh!
Oppa = laki-laki yang umurnya sedikit lebih tua
Casts : Jessica Yong,Jong Yoon Hee ,dan peran-peran lainnya...
Tema : Gak Jelas Ujungnya
Hei,aku Jessica Yong.Aku anak 2 sma sekarang.Umurku 16 tahun.Aku baru 5 bulan di Seoul ini.Menurutku,Argentina,kota kelahiranku,lebih seru dari kotaku sekarang.
PLAKKK!!!
"Cuci muka!!! Jangan tidur di kelas!" bentak DaeMin sonsengnim,guru matematika ku melempar spidol papan tulis kearahku."Ne,sonsengnim..." kataku lemas keluar kelas.Kucuci mukaku dan saat ingin kembali ke kelas...
"Jessica Yong?" tanya seseorang.Dia menghampiriku...
"Ada apa?" tanyaku penasaran.
"Itu,ada rapat ketua kelas di aula..." katanya.Aigoooo,aku lupa,kalo hari ini tuh ada rapat.Aku langsung ke aula.
"Lama banget sih,rapatnya..." keluhku.Tpi,kalo aku balik ke kelas,aku bakal ketemu sama guru ahjussi cerewet itu lagi! Ya udah deh,sabar...
Yes! Akhirnya rapat selesai juga...trus matematikanya juga udah kelar...haha,I'm lucky!
"Jegayo!" kataku.Duh,ada apa sih ini?! Aku terkejut,seorang namja tidak sengaja menabrakku hingga tubuhnya mendorong tubuhku ke dinding.Aku langsung membereskan bukunya yang tercecer.
"Gwenchana?" tanyanya mendekati wajahku.Namja yang tampan! Apa dia murid baru? Kok kayaknya aku baru liat hari ini?
"Mianhaeyo..." katanya.
"Ya,aku juga minta maaf" kataku malu.
"Jamkkan man-yo!" katanya padaku,aku tak peduli lagi,aku harus segera ke kelas.
Bel istirahat bunyi,Aku mampir sebentar ke kantin.Sendirian...
"Aku benci matematika...benci,benci,benci!!! Siapa sih yang nyiptain matematika?! Pokoknya aku..." kataku memukulkan sendok garpu ke piring.Semua mata tertuju padaku saat ini.
"Aduh,miin Jessie,obsesi jadi drummer gak kesampaian ya?" ledek bibi kantin langgananku itu.Aku hanya manyun.
kembalinya ke kelas...
"Ah,ternyata DaeMin sonsengnim masih disini ya?!" kataku lesu.Aku langsung duduk di bangkuku setelah mendapat izin dari sonsengnim.Ahjussi itu melihatku seolah ingin memakanku hidup-hidup.Guru ini kuanggap musuh bebuyutan aku! Karena dia guru matematika!
"Mulai hari ini,bapak akan berhenti mengajar kalian.Guru ini yang akan menggantikan bapak" katanya.semua murid bersorak kegirngan.Lalu DaeMin sonsengnim membawa seseorang.Namja itu! ja...jadi dia itu...
"nae ileum eun Yoon Hee ibnida.Umur saya 22 tahun.Mulai hari ini saya guru matematika kalian" katanya memperkenalkan diri.Semua yeoja di kelasku tentu saja terpesona sama namja,eh,sonsengnim baru itu...
"Hai,kita bertemu lagi,cantik!" katanya melambaikan tangannya padaku.Semua teman-temanku riuh padaku."Uijang Jessie,kayaknya bakal ada cerita seru di kelas kita nih!" kata salah satu temanku.Aku hanya diam.
Tuhan,kau beri aku cobaan apa sih,disaat aku benci matematika,kau beri aku sonsengnim yang tampan,AIGOO!!!
"Baik,kita mulai pelajarannya.Buka halaman 132...Kerjakan nomor 1-25" kata Yoon Hee sonsengnim.
Saat disuruh mengerjakan soal,semua teman-teman cewek di kelasku malah mengerubungi guru muda itu.Entah apa yang mereka bicarakan,aku tak peduli.Kulihat soal matematika itu,baru liat angka2 nya aja rasanya gak kuat lagi...
"Kamu gak ikutan ngerubungin Yoon Hee sonsengnim juga,ketua kelas?" tanya Shin Hoo,salah satu teman baikku di kelas.
"Ah,tidak Shin,aku tidak tertarik..." jawabku singkat tapi lesu.
"Kamu gak enak badan?" tanya Yoon sonsengnim mendatangiku.
"Sonsengnim,saya baik baik aja..." kataku singkat.Gak kerasa,bel pulang sudah berbunyi.Aku pun pulang,sendiri.Soalnya SooNim gak masuk hari ini.Ah,sepinya gak ada dia...
"Mau diantar pulang?" tanya seseorang membuka jendela mobil sportnya.Hayah! sonsengnim itu lagi...bosen banget!
"Maaf sonsengnim,saya gak mau ngerepotin.Sebaiknya saya jalan kaki saja" kataku mempercepat langkah.
"Hosh...hosh...kenapa dari tadi sonsengnim mengikutiku terus?" kataku ngos-ngosan lama-lama gak tahan.
"Tidak apa-apa,hanya ingin saja..." jawabnya sambil keluar dari mobil itu dengan santai.
"Bagaimana ini? Aku gak mau diikutin terus,tapi dia memaksanya terus,aku sudah memutari jalan ini 3 kali..." batinku.
"Stop,sonsengnim!!! berhenti mengikuti saya.Gak masalah berapa banyak buku rumus yang harus saya baca,yang penting sonsengnim pulang sekarang!" usirku agak kasar.
"Bagus,jawaban itu yang saya tunggu dari tadi.Ini,saya kasih kamu buku-buku soal ini,besok setelah pulang sekolah kamu datang ke ruangan saya..." kata sonsengnim itu.What?! Dia menjebakku!
Dia tertawa puas melihat tampangku yang memelas ini,berarti dia udah tau kelemahan matematik aku...AIGO! Aku gak boleh kalah sama sonsengnim nyebelin ini! Masa' aku langsung gugur di hari pertama dia ngajar?!
***
"Hello,semuanya,hello Jessica..." kata sonsengnim keesokan harinya.
"Sonsengnim,kok Jessica terus!" protes cewek-cewek dikelasku.Tapi omongan mereka gak dihiraukan sonsengnim.
Semua murid deg-degan,takut jika mereka yang dipilih untuk mengerjakan soal di depan.
"Untuk soal nomor 16,Jessica,kau kerjakan,ya!" perintah sonsengnim.Aigo! ini soal yang paling susah.Aku aja nyari contekan gak ada yang bisa jawab soal ini.
Aku gemetaran saat maju ke depan kelas.Tunggu,ini kan ada di kumpulan soal yang sonsengnim kasih kemaren! Ahaha...lega aku!
"Wah,ternyata kamu pintar ya...gak nyangka..." kata Shin Hoo.
"Ah,gak juga kok.Biasa aja" kataku merendah.Aku melihat kearah Yoon Hee sonsengim,dan ia hanya mengedipkan sebelah matanya.Ah,harusnya aku tadi tidak usah melihatnya...
"Kamsahamnida,sonsengnim.Sonsengnim,boleh kapan-kapan kita bertemu di luar sekolah.aku ingin belajar matematika lebih banyak" pintaku."Wah,ajakan kencan ya?" katanya cengengesan."Bukan..." jawabku menolak.
Wah,gak kerasa udah 1 bulan Yoon Hee sonsengnim ngajar disini,dan penggemarnya makin hari makin banyak...
"Jessica,kok bisa sih kamu deket sama Yoon Hee sonsengnim? Ceritain dong!" desak SooNim dan Shin Hoo,sahabatku.
"Sejarahnya tuh...akh,kalian jangan tau,deh!" kataku malu.
***
From : Yoon Hee Sonsengnim
Kalau ada waktu,kita ketemu di Gato Cafe jam 7 malam.Jangan lupa baju ganti.Biar gak disangka korban penculikan.Thanks.
Aigo,ngapain les aja harus di cafe? Meja di cafe kan kecil-kecil,mana bisa buat naro buku sebanyak ini?!
"Udah datang,kamu terlambat 10 menit" kata sonsengim sambil melirik jam tangannya.
"Mianhe,sonsengnim..." kataku menunduk.
"Jangan panggil aku sonsengnim,aniyo? itu hanya panggilanku di sekolah" katanya merengut.Aku mengangguk.Aku mengeluarkan buku-buku tebal itu.
"Oke,materinya tentang rumus pentagonometri,kan? Ini materi yang gampang kok!" katanya."Tapi,sbelumnya aku pesan minum dulu ya" katanya pergi.Wah,harga minuman di cafe ini mahal juga ya.Sonsengnim ini sebenernya kalo diliat dari finansial kayaknya gak kekurangan,kok! Liat aja mobilnya keren banget! Tapi ngapain dia jadi guru?
"Oppa,kenapa oppa baik banget sama aku? Padahal oppa kan juga bisa ngajarin yang lain supaya lebih pinter.Trus apa oppa gak curiga sama aku,bisa aja kan aku nipu oppa,manfaatin oppa demi keberhasilan aku sndiri" kataku menakuti-nakuti oppa.
"Curiga,gak perlu kali! Aku tahu kamu murid yang baik,yah,walaupun nilai matematikamu parah banget.Soal temn-temanmu,mereka gak inisiatif,padahal kalau mereka minta les,aku bakal kasih.Tapi apa? mereka cuma nanyain status aku udah punya pacar apa belum" dengus yoon hee oppa kesal.Aku hanya tertawa.
"Kok ketawa sih?" kata oppa protes.
"Abis mereka itu aneh,sih! Ngayal banget mau pacaran sama guru sendiri!" kataku.
"Eh,aku gak keberatan kok,pacaran sama muridku sndiri.Kan aku masih muda" katanya sok keren.
Gak kerasa,belajarnya udah kelar.Bner kata Oppa,pentagonometri tuh gampang! Cafe ini ada W-LAN nya,asyik.Internetan,ah! Kulihat oppa juga lagi asyik facebookan.
"Konfirm,dong!" kata oppa.Dia nge-add aku.Kutekan tombol 'konfirm' di laptopku.
"Oppa beda banget waktu kayak gini sama waktu jadi guru.Sikapnya,gaya bicaranya.Sekarang pake bahasa 'aku',tapi di sekolah pake bahasa 'saya'" gumamku pelan sekali.
"Menurut kamu kerenan yang mana? Jadi guru atau kayak sekarang" kata oppa menanyakannya.Tiba-tiba...
"MIC SOUND CHECK...123...TES TES" wah,acara akustikannya udah mau mulai."Silahkan untuk pengunjung yang ingin menyumbangkan sebuah lagu di malam minggu yang romantis ini" kata MC cafe itu.
"Ah,kayaknya bakal seru nih!" kata Yoon Hee oppa.Dia ngeloyor pergi ke atas panggung.Semua pengunjung tepuk tangan.Mwo? Oppa mau nyanyi?
"Saya akan menyanyikan sebuah lagu cinta.Lagu ini kupersembahkan untuk muridku yang duduk disana.Semoga kalian suka lagu ini" kata oppa menunjukku.Semua mata pengunjung tertuju padaku.Buat aku?
"Wah,yeoja yang beruntung.Apa benar ia muridnya?" kasak kusuk pengunjung melihat kearahku.Saat oppa menyanyi,tiba-tiba semuanya terdiam lalu bertepuk tangan.
Aigo,suaranya bagus banget.Jujur aku sempet salting waktu Oppa nyanyi.Gak nyangka,hari ini oppa ngasih banyak kejutan buat aku.
"Lagi,lagi,lagi..." kata pengunjung cafe kompak.akhirnya oppa menyanyi,di akhir lagu yang kedua,oppa mendatangi mejaku.Ia memberi mawar merah segar padaku.Pengunjung makin riuh.Akhirnya lagu selesai,dan oppa kembali ke meja kami.
"Jessica,lagu itu ngegambarin perasaanku aku.Jadilah pacarku.Gak ada salahnya kan,kalo guru menyukai muridnya?" kata Yoon hee oppa menembakku.Ia menggenggam tanganku.Aku kaget banget.
"Haha,oppa bisa aja,suara oppa bagus banget kok!" kataku bingung sambil melepas genggamannya.Ia tersenyum.
"Gak usah ngalihin pembicaraan,deh! Liat mata aku baik-baik..." katanya meyuruhku.Sorot matanya itu menggambarkan keseriusan dan tekad yang bulat.Aku super bingung sekarang
"Aku...aku...belum bisa jawab sekarang,oppa" kataku singkat.
"Haha,gak usah tegang lagi.Aku memang serius,tapi kamu gak aku suruh jawab sekarang,kan?" katanya kembali bersikap biasa.
Jam sudah menunjukkan pukul 09.00...
"Aku antar pulang ya?" tawar oppa.Aku menggeleng.
"Soalnya ini udah malem.Mau ya?" kata sonsengnim tersenyum.Yah,kalo udah gini sih susah ditolak.Akhirnya aku mengangguk pelan."Bagus! tunggu bentar ya..." kemudian Yoon Hee sonsengnim mengambil mobilnya.
"Ya,oh Yoon Hee oppa,kita sudah sampai.Terimakasih oppa sudah mengantarku kesini" kataku keluar mobil lalu membungkukan badan."Rumah yang bagus" puji oppa singkat.
Tiba-tiba ia keluar dari mobilnya dan menunjuk sesuatu.Rumah yang ada di sebelah rumahku.
"Jessica,rumah itu dijual?" tanya Yong Hee sonsengnim.Aku mengangguk.Lalu ia masuk lagi ke dalam mobilnya.Orang yang aneh...
Aku gak bisa tidur,aku masih terbayang wajah oppa.Mata oppa saat menyatakan cintanya padaku.Aku masih shock,asli dah! Aku harus bersikap seolah aku gak pernah denger pernyataan itu.
Keesokan harinya...
"Ya itu disana,hmm...yang itu jangan disitu,disini aja..." kulihat jendela kamarku,ada Yoon Hee sonsengnim di rumah sebelah itu.Ia melambaikan tangannya padaku.Aku langsung turun kebawah menemui sonsengnim.
"Pagi,Jessica.Mulai hari ini kita bertetangga,ok?" katanya sambil tersenyum.
"Mwo?" tanyaku."Sstt...jawabnya nanti aja ya,sekarang kamu harus kesekolah.Pelajaran saya jam pertama,aniyo?" katanya.Aigo,ini udah telat setengah jam.Gara gara mikirin Yoon Hee sonsengnim,aku gak bisa tidur.Pasti gerbang sekolah udah ditutup.
"selamat pagi,muridku" kata Yoon Hee sonsengnim membuka materi.Aku berjalan dibelakangnya.
"Sonsengnim,kenapa Jessica terlambat gak dihukum?" tanya yeoja-yeoja itu.Mereka pasti menunggu saat-saat aku dihukum.
"Tidak,dia tadi saya hukum mengerjakan soal pentagonometri yang akan dibahas hari ini.Jessica,keluarkan bukumu dan perlihatkan pada teman-temanmu" kata sonsengnim melindungiku...
Akhirnya aku menuju bangkuku.Sonsengnim menahan tanganku.
"Jessica,aku masih menunggu jawabanmu yang semalam..." bisiknya sambil berlalu.
-To be Continued-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar